Featured
Tips Liburan Ke Bandung Dari Jakarta

Tips Liburan Ke Bandung Dari Jakarta

Bandung memang jadi tempat tujuan liburan yang utama di jawa barat. Aksesnya cukup mudah, dan tempat wisatanya juga banyak.

Bagi warga DKI Jakarta dan sekitarnya, kota Bandung juga jadi tempat wisata favorit. Wajar aja sih, aksesnya sekarang lebih mudah dengan adanya tol Cipularang.

Kadang, pengunjung dari jakarta yang berlibur ke Bandung suka kebingungan, apa saja yang harus dipersiapkan, dan berlibur kemana saja di Bandung nanti.

Nah, berikut ini adalah tips liburan ke Bandung dari jakarta yang kami kumpulkan.

liburan ke bandung

Tips Liburan Ke Bandung Dari Jakarta

1. Gerbang Tol di Bandung

Area wisata di Bandung cukup luas dan tersebar. Jadi anda perlu tahu dulu kira-kira mau kemana, sehingga bisa perjalanan dari jakarta bisa keluar tol yang sesuai.

Jika anda akan berkunjung ke tempat wisata di bandung bagian selatan, seperti ; kawah putih, glamping lakeside, area ciwidey, situ patenggang, dll, maka keluar di gerbang tol Kopo.

Jika akan berlibur ke wilayah Bandung utara (Lembang, dago), ataupun bandung kota, bisa keluar di tol Pasteur.

2. Transportasi Umum Ke Bandung Dari Jakarta

Jika anda menggunakan kendaraan umum, disarankan untuk menggunakan angkutan travel seperti citytrans, xtrans, dan sejenisnya. Setiap travel memiliki titik drop off yang cukup banyak dan langsung dipusat kota, sehingga menghemat waktu.

Jika menggunakan bis umum, anda berhenti di terminal leuwi panjang. Cukup jauh dari pusat wisata/liburan.

Untuk kereta, berhenti langsung di stasiun utama bandung (St hall).

3. Kendaraan Umum Di Bandung

Kendaraan umum di Bandung cukup banyak dan lengkap. Cuma untuk menuju tempat wisata di wilayah bandung utara atau bandung selatan, pilihannya tidak banyak dan cukup ribet juga.

Alternatifnya adalah dengan sewa mobil harian di Bandung, atau menggunakan jasa taksi online/ojek online.

Perlu diperhatikan, dibeberapa tempat seperti bandara, stasiun, dll taksi /ojek online tidak akan mau ngambil penumpang karena suka konflik dengan taksi konvensional. Jika mau pakai, anda harus berjalan menjauh dulu dari area stasiun.

4. Memilih Tempat Menginap

Memilih tempat menginap ada baiknya disesuaikan dengan area yang akan kita jelajahi. Misal kita akan fokus di Bandung utara, bisa menginap di hotel di Lembang.

Pilihan yang aman sih menginap di Bandung kota disekitaran Dago, Cihampelas, pasteur. Aksesnya ke Bandung utara dan bandung selatan cukup mudah karena ada di tengah-tengah. Selain itu juga mudah untuk mengitari kota Bandung.

5. Gunakan Aplikasi GPS

Tempat wisata di Bandung rata-rata sudah ada di aplikasi GPS atau peta seperti waze ataupun google map. Anda bisa menggunakannya dengan mudah untuk menentukan rute ke tempat tujuan.

Selain itu, biasanya aplikasi diatas juga menunjukan rute alternatif yang lebih cepat.

Semoga tips liburan ke Bandung dari Jakarta ini bisa berguna untuk anda.

Pantai Ngobaran Di Gunung Kidul Yogyakarta

Pantai Ngobaran Di Gunung Kidul Yogyakarta

Pantai Ngobaran, Gunungkidul, Yogyakarta – Pesisir pantai selatan di wilayah Gunungkidul, Yogyakarta pantas untuk ditelisik lebih jauh. Banyak pantai yang mempunyai pesona dan daya tarik yang unik.

Contohnya adalah pantai Ngobaran yang bukan hanya menawarkan keindahan panorama alam yang cantik, namun juga penuh dengan nuansa budaya yang kental. Itu semua adalah kombinasi unik yang jarang Anda temukan di tempat lain.

pantai ngobaran

Keunikan pantai Ngobaran langsung terasa ketika Anda mulai menapaki areal wisata. Di bagian depan akses masuk menuju pantai Ngobaran, tampak deretan tempat peribadatan dari masing-masing agama yang berbeda.

Yang terlihat paling jelas adalah pura dengan patung-patung dewa yang berada di sekelilingnya. Pura itu dibangun untuk memperingati Brawijaya V, salah satu keturunan raja Majapahit, yang konon pernah meninggalkan jejak di kawasan pantai Ngobaran.

Kebenaran kisah yang sudah menyebar di masyarakat luas itu memang masih dipertanyakan oleh para sejarawan. Meski begitu, terlepas dari benar atau tidaknya cerita itu, kisah yang berada di balik berdirinya pura di tepi pantai Ngobaran menjadi kekhasan tersendiri.

Selain pura, terdapat pula masjid dan joglo tempat peribadatan keyakinan tertentu.

Contohnya adalah pantai Ngobaran yang bukan hanya menawarkan keindahan panorama alam yang cantik, namun juga penuh dengan nuansa budaya yang kental.

Di bawahnya, terlihat pantai Ngobaran yang luas dengan hamparan batu-batu karang yang membentang. Tebing-tebing berdiri menjulang kokoh di tepian pantai. Untuk mendekat ke pantai Ngobaran, Anda harus menuruni puluhan anak tangga terlebih dahulu. Tak usah ragu, karena pantai Ngobaran sangat menggoda untuk didekati dan dijelajahi.

Berbeda dengan pantai lain pada umumnya, di pantai Ngobaran Anda tak bisa mendapatkan hamparan pasir yang luas. Yang ada yaitu batu-batu karang yang tak terhitung lagi jumlahnya. Di sela-sela batu karang itu, terdapat semacam kolam-kolam kecil, tempat biota-biota laut bersembunyi. Misalnya, landak laut, bintang laut ataupun kerang.

Selain batu-batu karang berukuran kecil, banyak juga batuan karang yang ukurannya raksasa, bahkan Anda juga bisa menemukan gua-gua di pinggiran pantai.

Pantai Ngobaran dapat Anda tempuh selama 2,5 jam perjalanan dari kota Yogyakarta melewati Wonosari. Belum puas dengan pantai Ngobaran? Di sebelahnya masih ada pantai lainnya, yaitu pantai Nguyahan dan pantai Ngrenehan. Tunggu apa lagi, segera persiapkan perjalanan Anda menuju pantai Ngobaran. (wisataloka.com)

Kawasan Wisata Mandeh Di Pesisir Selatan Sumbar

Kawasan Wisata Mandeh Di Pesisir Selatan Sumbar

Jalan-jalan dengan biaya terjangkau, lihat gugusan pulau yang dikelilingi air biru jernih, dengan angin sepoi-sepoi yang bikin kepala rusuh jadi santai? Siapa yang nggak mau? Di Teluk Carocok, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, tepatnya sekitar 56 km atau 1 jam dari Kota Padang, kita bisa menemukan salah satu surga di bumi yang bernama Kawasan Wisata Mandeh.

Kawasan Wisata Mandeh terhampar seluas ± 18.000 hektar dan meliputi 7 kampung di 3 nagari yang dihuni oleh 9.931 jiwa penduduk yang bekerja sebagai petani, peternak dan nelayan. Nama Kawasan Wisata Mandeh diambil dari nama salah satu kampung di kawasan ini, Kampung Mandeh, yang ada di tengah Teluk Carocok Tarusan.

Kawasan Wisata Mandeh

Di sekitar Teluk Carocok Tarusan, kita bisa menemukan beberapa pulau kecil, seperti Pulau Traju, Pulau Setan Kecil, Pulau Sironjong Kecil, Pulau Sironjong Besar dan Pulau Cubadak. Di bagian selatan area ini, tepatnya di Kampung Carocok, ada sebuah tanjung meliuk seperti kail, sehingga teluk terlihat seperti sebuah danau yang menakjubkan.

Kalau kita ke sisi utara Kawasan Wisata Mandeh, kita bisa menemukan beberapa pulau yang melingkar seperti Pulau Bintangor, Pulau Marak, Pulau Ular dan Pulau Pagang, yang berdampingan dengan Pulau Sikuai.

Lalu kalau kita jalan-jalan di sepanjang pantai dari Kampung Sungai Pisang sampai Kampung Carocok, kita bisa menemukan hamparan pasir putih menyenangkan dan berbagai pohon yang bikin adem, seperti pohon kelapa, pohon waru, pohon nangka, dll.

Ayo datang ke Kawasan Wisata Mandeh! Bukan hanya pemandangannya yang bikin hati senang, penduduk setempat pun ramah-ramah sama wisatawan.

Kalau mau lewat laut, kita bisa naik kapal dari pelabuhan Bungus, Gaung, Teluk Bayur, Muara Padang atau dari teluk Tarusan. Kalau memilih jalan darat, kita bisa naik mobil dari Carocok Tarusan atau dari Sungai Pisang Padang, yang terletak tak jauh dari Bandar Udara Internasional Minangkabau.

Kawasan Wisata Mandeh juga sudah dikenal di tingkat nasional dan internasional lho! Kawasan ini menjadi destinasi utama kebijakan sektor pariwisata kebaharian yang dimasukkan ke dalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Nasional (RIPPNAS) bersama Biak dan Bunaken.

Salah satu investasi asing dari Itali pun sudah mengembangkan resort area di kawasan ini, yang bernama Cubadak Paradiso. Ayo Anak Nagari, siapa yang mau berinvestasi di kawasan ini? Jangan tunggu orang lain yang bikin dong!

Saribu Rumah Gadang Menakjubkan di Solok Selatan

Saribu Rumah Gadang Menakjubkan di Solok Selatan

Siapa yang tidak tahu Rumah Gadang, rumah tradisi Minangkabau yang atapnya bergonjong seperti tanduk kerbau? Kalau tidak tahu, ya ini saatnya untuk tahu! 🙂

Dulu, Rumah Gadang punya banyak sekali fungsi di tengah masyarakat Minangkabau, tempat tinggal keluarga besar, tempat diskusi para pemangku adat dan pelayan rakyat, tempat tinggal sementara para pengembara yang lewat, dll.

Kini, di berbagai daerah di Sumatera Barat, ada banyak Rumah Gadang yang masih dipertahankan masyarakat setempat.

Saribu Rumah Gadang

Di Kabupaten Solok Selatan, ada sebuah objek wisata yang wajib dikunjungi, yaitu Kawasan Saribu Rumah Gadang. Kawasan ini terletak di Jorong Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu. Sekitar 160 km atau 4 jam dari Kota Padang, kita bisa menaiki kendaraan roda empat untuk sampai di kawasan ini.

Sampai di sana, tidak perlu bayar tiket masuk! Kawasan Saribu Rumah Gadang terbuka gratis untuk semua pengunjung.

Apa yang menarik dari kawasan ini? Bayangkan jejeran Rumah Gadang dengan berbagai corak dan ukiran yang menarik di sepanjang jalan di daerah Koto Baru, menyapa kita dengan kemegahan yang mengagumkan.

Kawasan ini juga menjadi salah satu lokasi syuting film nasional, “Di Bawah Lindungan Ka’bah”. Jangan lupa berfoto untuk di-upload ke media sosial dong!

 

Cuma itu? Tentu saja tidak! Masuki jalan-jalan setapaknya, di mana kompleks perumahan juga dipenuhi dengan berbagai Rumah Gadang. Ketuk pintu penduduk dan sapa mereka. Di sana, kita bisa menemukan berbagai cerita yang penuh inspirasi tentang sejarah daerah tersebut, serta mengapa penduduk setempat memutuskan untuk melestarikan keberadaan Rumah Gadang di sana.

Ditambah lagi, kita pasti juga akan diajak makan sampai kenyang sama mereka! Yakin deh, petualangan bercengkerama dengan penduduk lokal di dalam Rumah Gadang akan jadi pengalaman yang tidak mudah dilupakan!

Wisata Pantai Wediombo Yogyakarta

Wisata Pantai Wediombo Yogyakarta

Pantai Wediombo, Gunungkidul, Yogyakarta – Laut biru dengan hamparan pasir putih dan pepohonan hijau yang rindang, itulah hal pertama ketika Anda menginjakkan kaki di pantai Wediombo. Suasana pantai Wediombo begitu tenang dan masih alami, beda dengan pantai lain di Gunungkidul yang ramai dikunjungi orang.

Pantai Wediombo terletak di ujung timur Yogyakarta, tepatnya di desa Jepitu, Girisubo, Gunungkidul, Yogyakarta.

Pantai Wediombo

Wedi ombo berasal dari bahasa Jawa yang berarti pasir yang luas. Pasir pantai Wediombo mungkin tidak seluas yang Anda bayangkan karena pantai ini berupa teluk yang dikelilingi bukit karang hijau di sampingnya. Tapi itu tidak menjadi persoalan, pantai Wediombo tetap menampilkan kharismanya, yaitu pantai berpasir putih dengan panorama yang masih alami.

Sebelum sampai di pantai Wediombo, dari atas bukit Anda sudah bisa menyaksikan laut biru yang membentang hingga cakrawala.

Ya, pantai Wediombo letaknya memang lebih rendah daripada daratan di sekitarnya. Jadi, untuk sampai di bibir pantai, ada puluhan anak tangga yang harus Anda lalui. Di pantai Wediombo Anda takkan merasa kepanasan karena banyak pepohonan rindang yang berbaris di bibir pantai, menanti Anda untuk berteduh.

Selain keindahan alam, pantai Wediombo juga menyimpan kekayaan berupa hasil laut, menarik para nelayan untuk menghampirinya.

Pantai Wediombo menjadi salah satu tempat favorit para nelayan karena banyak hasil laut yang bisa didapat, seperti ikan kakap, tenggiri, cucut, kerapu. Para nelayan biasa memancing dari atas bukit di sekitar pantai Wediombo.

Pantai Wediombo dapat dicapai menggunakan kendaraan pribadi dengan waktu sekitar 3 jam perjalanan dari kota Yogyakarta.

Menemukan pantai Wediombo tidaklah sulit karena sudah tersedia papan petunjuk jalan. Arah yang Anda ambil yaitu menuju kota Wonosari, setelah itu Anda bisa mengikuti petunjuk arah menuju pantai Wediombo.

Liburan Ke Danau Toba? Lihat Infonya Disini

Liburan Ke Danau Toba? Lihat Infonya Disini

Danau Toba, Sumatera Utara – Danau Toba menarik wisatawan karena menyimpan banyak keistimewaan yang terletak di deretan pegunungan Bukit Barisan, Propinsi Sumatera Utara, Indonesia. Tidak hanya di Indonesia, danau Toba juga yang terbesar di Asia Tenggara.

Di tengahnya terdapat pulau vulkanik bernama pulau Samosir yang mempunyai ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Di samping menawarkan keindahan alam semata, danau Toba juga mempunyai legenda dan dipercaya mempunyai nilai magis oleh masyarakat sekitar.

Danau Toba

Menurut sejarah, danau Toba muncul akibat adanya erupsi besar ribuan tahun yang lalu, memuntahkan material dan abu vulkanik. Abunya mengelilingi lapisan atmosfir bumi selama beberapa tahun dan mengubah iklim bumi saat itu.

Beberapa ribu tahun kemudian setelah erupsi pertama, terjadilah erupsi kedua menciptakan gunung yang kedua di dalam kaldera. Puncak gunung tersebut kolaps membentuk pulau Samosir, sementara kawah dari erupsi yang pertama terisi oleh air, membentuk danau yang kemudian dinamakan danau Toba.

Keistimewaan lain danau Toba, yaitu suasana alam di sekitar danau yang dikelilingi perbukitan dengan hutan pinus, menghadirkan pemandangan yang menawan dan suasana pegunungan yang alami, tegar, dan menyegarkan.

Sambil menikmati kesejukan udara pegunungan, pengunjung dapat berenang, mendaki gunung atau menyewa perahu motor mengelilingi danau. Di sore hari, pemandangan lebih menenangkan dan indah dengan munculnya cahaya matahari terbenam.

Selain danau, terdapat pula air terjun di pinggir dan pemandian air belerang di sekitar danau Toba Tidak hanya danau Toba, Anda pun dapat mengunjungi danau lain yang terletak di pulau Samosir, yaitu danau Sidihoni dan danau Aek Natonang yang dijulik ‘danau di atas danau’.

Untuk menuju pulau Samosir, wisatawan dapat menggunakan perahu feri dari Parapat, atau dengan jalan darat lewat jembatan Tano Ponggol di Panguruan, Kabupaten Samosir. Di pulau ini, Anda dapat mempelajari kebudayaan Batak Toba karena terdapat bekas-bekas peninggalan zaman purbakala, yaitu kuburan batu dan desa-desa tradisional.

Beberapa tempat di sekitar danau Toba yang dapat Anda kunjungi, salah satunya yaitu Balige yang merupakan kecamatan sekaligus ibukota kabupaten Toba Samosir. Di Balige Anda dapat menikmati keindahan danau Toba dari bukit Pahoda.

Pasar Tradisional Balige adalah destinasi pilihan bagi Anda yang ingin mencari oleh-oleh seperti kain ulos. Tempat lain adalah Parapatan, di mana Anda dapat mencari cinderamata seperti aksesori khas Batak.

Danau Toba menjadi salah satu pusat wisata dunia dengan diadakannya Festival Danau Toba yang mengangkat budaya lokal seperti acara sulang-sulang hariapan, karnaval boneka sigale gale, lomba perahu dayung tradisional, dan lainnya.

5 Tempat Belanja Murah Di Solo yang harus dikunjungi

5 Tempat Belanja Murah Di Solo yang harus dikunjungi

Kalau sedang berwisata ke solo dan ingin belanja murah di solo, ini dia beberapa pusat belanja. Kota Solo menawarkan begitu banyak daya tarik wisata belanja terutama fashion tradisional yang tidak ketinggalan trend.

Belanja Murah di Pasar Klewer Solo

Solo merupakan kota batik,banyak di temui penjual batik di beberapa sudut Kota Solo. Sentral perdagangan batik di Kota Solo berada di Pasar Klewer. Selain itu di kecamatan Laweyan juga terdapat Kampung Batik Laweyan.

Jangan sampai terlewatkan apabila anda berkunjung di Kota Solo untuk berbelanja di Pasar Klewer yang berada di jalan Dr. Rajiman Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo. Anda dapat berjalan kaki menuju Pasar Klewer yang hanya berjarak sekitar 200 meter dari Keraton Surakarta.

Di tempat ini terdapat pusat tekstil dan batik terbesar di Kota Solo dan sekitarnya bahkan sangat terkenal di seluruh Indonesia. Selain warga asli solo, ada juga orang keturunan Arab dan India Muslim yang menjadi penjualnya. Di antara lorong-lorong pasar terdapat beragam baju batik, katun tenun, sutra, dan banyak jenis yang lainnya.

Belanja Murah di Pasar Triwindu Solo

Pasar Triwindu adalah pasar loak barang antik yang sangat ramai. Semua barang antik dapat ditemukan di sini dari topeng tua, wayang, alat musik dan koin.

Bahkan apabila Anda tidak ingin berbelanja, pasar ini dapat anda jadikan sebagai object wisata unik. Beragam barang antik dan unik dapat memanjakan mata anda.

Belanja Murah di Pasar Gede Solo

Pasar Gede adalah pasar utama di Kota Solo. Pada zaman kolonial Belanda, Pasar Gede awalnya merupakan sebuah pasar kecil yang didirikan di area seluas 10.421 hektare, berlokasi di persimpangan jalan dari kantor gubernur yang sekarang berubah fungsi menjadi Balaikota Surakarta. Bangunan ini dirancang oleh seorang arsitek Belanda bernama Ir. Thomas Karsten. Bangunan pasar dapat diselesaikan pembangunannya pada tahun 1930 .

Pasar Gede Solo

Pasar ini diberi nama pasar gedhé atau “pasar besar” karena terdiri dari atap yang besar. Seiring dengan perkembangan waktu, pasar ini menjadi pasar terbesar dan termegah di Kota Solo. Terdapat dua bangunan di pasar gede yang terpisahkan jalan yang sekarang disebut sebagai Jalan Sudirman. Masing-masing dari kedua bangunan ini terdiri dari dua lantai. Di bangunan utama terlihat pintu gerbang seperti atap singgasana yang kemudian diberi nama Pasar Gedhé dalam bahasa Jawa. Berbagai kebutuhan sehari-hari dapat anda temukan disini. Bangunan pasar yang unik dan bersejarah menarik banyak wisatawan yang berkunjung di pasar ini.

Belanja Murah di Beteng Trade Center (BTC) Solo

Beteng Trade Center (BTC) merupakan pusat bisnis, grosir dan perdagangan dengan luas bangunan 21.000 m2 (terdiri dari tiga lantai). BTC dapat menampung kurang lebih 1.600 pedagang yang terdiri dari Shops, Open Shops, Offices, Exhibition Hall, Foodcourt dan tempat parkir dengan kapasitas kurang lebihnya 1.000 mobil dan sepeda motor. Adapun fasilitas yang disediakan antara lain adalah Instalasi Telepon dan Listrik, AC Central, Ventilasi dan Penerangan yang baik, Promotion Area, Eskalator, ATM, Toilet, lebih dari 50 kamera CCTV yang tersebar di seluruh area serta Service Keamanan 24 jam.

Berbagai jenis kebutuhan sandang dapat ditemukan di sini. seperti batik, pakaian jadi, sepatu dan tas, BTC merupakan pusat belanja grosir dan eceran terlengkap dan terbesar setelah pasar klewer di Kota Solo dan sekitarnya.

BTC terletak di Jl. Mayor Sunaryo Solo, Jawa Tengah Berada di berbatasan komplek Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang sangat mudah di jangkau dari berbagai penjuru. Dengan letak yang strategis, BTC menjadi tujuan obyek wisata para turis domestik maupun mancanegara.

Kota Solo adalah salah satu tujuan wisata dan belanja, yang menjadikan pangsa pasar BTC cukup luas yaitu meliputi seluruh penduduk berbagai kota di Jawa Tengah pada khususnya dan kota- kota lain di Indonesia pada umumnya.

Belanja Murah di Pasar Depok Solo

Bagi anda pecinta peliharaan hewan, Ada juga pasar hewan di Pasar Depok, anda dapat menemukan berbagai macam peliharaan yang di jual di tempat ini, seperti burung, kucing, anjing, ikan dan lain-lain.

Pasar ini berada kurang lebih 500 meter di utara Stadion Manahan Solo.

Berlibur Ke Lawang Sewu? Lihat Infonya Disini

Berlibur Ke Lawang Sewu? Lihat Infonya Disini

Lawang Sewu, Semarang, Jawa Tengah – Gedung berlantai tiga dan bergaya art deco di tengah kota Semarang ini dulunya merupakan kantor perusahaan kereta api milik Belanda atau Nederlandsch Indishe Spoorweg Naatschappij (NIS).

Kini gedung itu tetap berdiri kokoh, terlihat elegan, dan mampu melintasi waktu seakan tak goyah ditelan zaman. Lawang Sewu, demikian masyarakat setempat menyebutnya dan kini menjadi objek wisata sejarah yang paling terkenal di Semarang.

Lawang Sewu

Lawang Sewu berlokasi di Jalan Pemuda, berdekatan dengan Tugu Muda Semarang. Dalam bahasa Jawa ‘lawang’ berarti ‘pintu’ sedangkan ‘sewu’ berarti ‘seribu’. Memang, Lawang Sewu terdiri dari beberapa bangunan dengan pintu yang jumlahnya sangat banyak.

Walau jumlah pintunya belum tentu mencapai ribuan, nama Lawang Sewu dianggap menggambarkan kondisi yang sebenarnya. Selain pintu, jendela di Lawang Sewu pun tak kalah banyak dengan ukuran yang tinggi dan lebar, khas bangunan kolonial.

Dibangun pada tahun 1907, arsitektur Lawang Sewu terlihat indah dan berkesan unik dengan dua menara kembar di bagian depannya.

Pada zaman revolusi kemerdekaan, Lawang Sewu menjadi saksi bisu betapa hebatnya pertempuran antara pejuang Indonesia yang tergabung dalam Angkatan Muda Kereta Api dengan Kempetai dan Kidobutai di pihak Jepang. Peristiwa bersejarah itu kemudian dikenal dengan Pertempuran Lima Hari di Semarang (14 Oktober – 19 Oktober 1945).

Setelah Indonesia merdeka, Lawang Sewu lalu digunakan oleh Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI), kini PT Kereta Api Indonesia (PT KAI). Selain itu, Kodam IV Diponegoro dan Kementrian Perhubungan Jawa Tengah juga pernah menggunakan Lawang Sewu sebagai kantor.

Bagi kebanyakan orang, Lawang Sewu dikenal angker dan menyeramkan. Namun, itu justru mengundang banyak orang yang merasa penasaran dan ingin membuktikan kebenarannya. Lawang Sewu memang menyimpan misteri yang merasuk dalam dinding, jendela, pintu, terowongan, dan setiap sudut bangunan.

Aura mistis sangat terasa ketika Anda menjejakkan kaki di Lawang Sewu terutama di lorong bawah tanah, mungkin saja Anda akan merinding dan detak jantung Anda berdegup lebih kencang.

Waktu pendudukan Jepang, banyak tahanan yang dimasukkan ke dalam penjara bawah tanah Lawang Sewu. Penjara yang berupa lorong bawah tanah yang gelap, lembap, dingin, dan mencekam itu seakan ikut menjerit, tak tahan melihat penyiksaan para tahanan oleh tentara Jepang.

Mereka para tahanan dipenjara, disiksa lalu dibantai secara sadis oleh tentara Jepang. Tak pelak, kejadian-kejadian tragis itu sepertinya membekas kuat dan tak mau beranjak meninggalkan Lawang Sewu.

Lembah Harau, Pemandangan Mengagumkan, Petualangan Menantang!

Lembah Harau, Pemandangan Mengagumkan, Petualangan Menantang!

Ingat gaya Tom Cruise saat berlaga rock climbing di film Mission Impossible II? Sepertinya beliau memang suka melakukan berbagai stunt berbahaya dan olahraga ekstrim lainnya. Mungkin ada yang harus menghubungi Mr. Cruise dan menginformasikan tentang Lembah Harau kepada beliau!

Lembah Harau adalah lembah luar biasa cantik yang ada di Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Lembah ini terletak sekitar 138 km dari Padang, 47 km dari Bukittinggi dan 18 km dari Kota Payakumbuh.

Lembah Harau

Kalau ingin ke sana, bisa naik transportasi umum seperti bis atau mobil travel, tetapi paling seru kalau sewa mobil atau sepeda motor sendiri! Biar lebih puas!

Begitu sampai di Lembah Harau, kita akan disapa dengan kemegahan batu granit terjal berwarna-warni dengan ketinggian 100 sampai 500 meter. Menurut tim geologi asal Jerman yang mengadakan survey di tahun 1980, jenis bebatuan di daerah ini identik dengan yang ditemukan di dasar laut berupa batuan breksi dan konglomerat.

Legenda masyarakat sekitar pun menceritakan bahwa daerah ini dulunya merupakan lautan. Bayangkan tebing tinggi yang terbentang seluas 669 hektar dengan begitu megahnya! Sampai membuat kita sulit berkata-kata!

Di kawasan Harau, terdapat empat air terjun yang semakin membuat kita ingin lama-lama menghabiskan waktu di sana. Keempat air terjun itu adalah:

Sarasah Aie Luluih, secara bahasa aie luluih berarti air luluh, karena di air terjun ini, air mengaliri dinding batu hingga ke kolam mandi alami yang ada di bawahnya. Kepercayaan masyarakat setempat mengatakan bahwa mandi atau membasuh wajah di sarasah ini dapat membuat kita terlihat cantik, awet muda dan bebas jerawat. Mau coba?

Sarasah Bunta, secara bahasa bunta berarti berunta, karena di air terjun ini, air berunta-unta indah sehingga saat terpancar sinar matahari, terlihat seperti bidadari yang sedang mandi.

Sarasah Murai, kata murai diambil dari burung murai, karena di air terjun ini, burung murai sering bertandang untuk mandi. Kepercayaan masyarakat setempat mengatakan bahwa mandi sambil berdoa di sarasah ini dapat membuat kita cepat mendapat jodoh.

Sarasah Aie Angek, secara bahasa aie angek berarti air hangat, karena di air terjun ini airnya lebih panas dibandingkan yang lainnya.

Selain jadi tempat wisata, daerah Harau juga kerap dikunjung petualang dan pencinta olahraga ekstrim, yang menantang dirinya sendiri untuk memanjat tebing Harau.

Tidak sedikit pemanjat tebing lokal, regional dan internasional yang kembali lagi berulang kali, karena merasa belum khatam menaklukkan tebing Harau yang kecuramannya mencapai 90 derajat dengan ketinggian 150-200 meter ini.

Harau diyakini berasal dari kata ‘parau’, yang berarti suara serak. Konon, penduduk di atas Bukit Jambu yang ada di kawasan ini seringkali berteriak histeris sampai suaranya parau. Kenapa mereka suka teriak-teriak? Karena daerah ini dulu sering terkena banjir dan longsor, sehingga penduduknya jadi panik dan gaduh. Jadilah daerah ini dinamakan orau (istilah Minangkabau untuk kata parau) yang karena logat dan kebiasaan kemudian berubah menjadi ‘arau’ dan akhirnya lebih sering disebut dengan kata ‘harau’.

Kalau lagi puasa gini, kuat nggak melakukan olahraga ekstrim seperti panjat tebing? Kalau nggak, mari menikmati pemandangan sambil menunggu beduk saja! Sampai jumpa di Lembah Harau yang menakjubkan, kaya cerita dan penuh petualangan!

Indahnya Pantai Sepanjang Di Gunung Kidul

Indahnya Pantai Sepanjang Di Gunung Kidul

Pantai Sepanjang, Gunungkidul, Yogyakarta – Sesuai dengan namanya, pantai Sepanjang mempunyai karakter berupa garis pantai yang panjang. Dan konon, garis pantainya adalah yang terpanjang di wilayah Gunungkidul.

Letak pantai Sepanjang ada di desa Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul dan berdekatan dengan pantai Kukup dan pantai Drini. Pantai Sepanjang menghadirkan suasana alam yang masih asri, membawa tubuh, pikiran, dan hati Anda pada gambaran nyata tentang sebuah pantai yang indah.

Pantai Sepanjang

Keelokan pantai Sepanjang dengan hamparan pasir putihnya terlihat bersih, membentang dengan luasnya di bibir pantai. Ombak laut berderai menciptakan irama yang pastinya terdengar nyaman di telinga.

Suara khas pantai yang membuat Anda terbuai, terlena akan keindahan pantai Sepanjang yang tiada tara. Jangan heran, orang pun lantas mengibaratkan pantai Sepanjang dengan pantai Kuta di Bali.

Pantai Sepanjang berada di balik perbukitan dengan perkebunan di sekitarnya milik warga sekitar. Di pinggir pantai Sepanjang tampak pohon palem melambai-lambai diterpa angin laut, menyapa kehadiran Anda dengan penuh keramahan.

Jika air laut sedang surut, karang-karang kecil menampakkan wujudnya, dihiasi pula dengan biota laut yang mempercantik wajah pantai Sepanjang.

Gubuk terbuat dari bambu dan kayu serta beratapkan ilalang tampak berjejer dengan rapi di pinggir pantai, terlihat sederhana tapi itu justru menambah kesan alami pantai Sepanjang. Di gubuk itulah Anda duduk bersantai, setelah berkeliling di pantai Sepanjang yang mungkin membuat Anda lelah.

Segelas air dingin pasti nikmat rasanya. Jika segelas tidak cukup, Anda dapat memesannya lagi nanti. Dan, seteguk air dingin membasahi kerongkongan Anda yang mulai kering. Sekarang Anda pun merasa lebih segar dari sebelumnya.

Untuk sampai di pantai Sepanjang, waktu yang Anda tempuh adalah sekitar 2 jam dari kota Yogyakarta. Jalan aspal yang naik turun dan berkelok-kelok membuat perjalanan Anda menjadi semakin seru, apalagi ketika sampai di pantai Sepanjang.

Ya, pantai Sepanjang menanti Anda untuk merasakan keindahannya. (wisataloka.com)

Kebun Raya Eka Karya Di Bedugul Bali

Kebun Raya Eka Karya Di Bedugul Bali

Kebun Raya Eka Karya, Bedugul, Bali – Tak cuma pantai saja, di Bali ada satu kebun dengan aneka ragam spesies tumbuhan yang luasnya mencapai 157 hektar. Kebun Raya “Eka Karya”, bisa disebut juga dengan Kebun Raya Bedugul atau Bali Botanical Garden, merupakan kawasan konservasi tumbuhan eks-situ khas pegunungan tropika pegunungan timur Indonesia.

“Eka” berarti “satu” dan “Karya” bermakna “hasil kerja” yang menyiratkan kebun raya pertama di Indonesia yang setelah kemerdekaan dan didirikan oleh putra-putri bangsa tanpa campur tangan pihak kolonial .

Kebun Raya Eka Karya

Mengelilingi kebun raya yang diresmikan tanggal 15 Juli 1959 di tengah suasana pegunungan yang sejuk nan segar tentunya mengasyikkan.

Ya, Kebun Raya Eka Karya berada di kawasan wisata Bedugul yang merupakan salah satu tujuan wisata yang menarik untuk disambangi. Letaknya pun tak jauh dari Danau Beratan dan Pura Ulun Danu.

Dari Bandara Ngurah Rai, Kebun Raya Eka Karya jaraknya sekitar 70 km dan dapat ditempuh selama 2 jam perjalanan.

Puluhan ribu tumbuh-tumbuhan terhampar di setiap jengkal Kebun Raya Eka Karya yang terbagi menjadi beberapa taman.

Misalnya Taman Anggrek yang mengoleksi ratusan tanaman anggrek dari Bali, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Jawa. Selain itu, ada pula Rumah Kaca Kaktus yang memamerkan aneka macam kaktus dari Indonesia dan belahan bumi lain, Taman Mawar, Taman Begonia, dan Taman Cyathea (paku-pakuan).