Lembah Harau, Pemandangan Mengagumkan, Petualangan Menantang!

Ingat gaya Tom Cruise saat berlaga rock climbing di film Mission Impossible II? Sepertinya beliau memang suka melakukan berbagai stunt berbahaya dan olahraga ekstrim lainnya. Mungkin ada yang harus menghubungi Mr. Cruise dan menginformasikan tentang Lembah Harau kepada beliau!

Lembah Harau adalah lembah luar biasa cantik yang ada di Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Lembah ini terletak sekitar 138 km dari Padang, 47 km dari Bukittinggi dan 18 km dari Kota Payakumbuh.

Lembah Harau

Kalau ingin ke sana, bisa naik transportasi umum seperti bis atau mobil travel, tetapi paling seru kalau sewa mobil atau sepeda motor sendiri! Biar lebih puas!

Begitu sampai di Lembah Harau, kita akan disapa dengan kemegahan batu granit terjal berwarna-warni dengan ketinggian 100 sampai 500 meter. Menurut tim geologi asal Jerman yang mengadakan survey di tahun 1980, jenis bebatuan di daerah ini identik dengan yang ditemukan di dasar laut berupa batuan breksi dan konglomerat.

READ  7 Pantai Terindah Di Kabupaten Garut

Legenda masyarakat sekitar pun menceritakan bahwa daerah ini dulunya merupakan lautan. Bayangkan tebing tinggi yang terbentang seluas 669 hektar dengan begitu megahnya! Sampai membuat kita sulit berkata-kata!

Di kawasan Harau, terdapat empat air terjun yang semakin membuat kita ingin lama-lama menghabiskan waktu di sana. Keempat air terjun itu adalah:

Sarasah Aie Luluih, secara bahasa aie luluih berarti air luluh, karena di air terjun ini, air mengaliri dinding batu hingga ke kolam mandi alami yang ada di bawahnya. Kepercayaan masyarakat setempat mengatakan bahwa mandi atau membasuh wajah di sarasah ini dapat membuat kita terlihat cantik, awet muda dan bebas jerawat. Mau coba?

READ  Istana Bung Hatta, Rumah Kelahiran Sang Bung Proklamator

Sarasah Bunta, secara bahasa bunta berarti berunta, karena di air terjun ini, air berunta-unta indah sehingga saat terpancar sinar matahari, terlihat seperti bidadari yang sedang mandi.

Sarasah Murai, kata murai diambil dari burung murai, karena di air terjun ini, burung murai sering bertandang untuk mandi. Kepercayaan masyarakat setempat mengatakan bahwa mandi sambil berdoa di sarasah ini dapat membuat kita cepat mendapat jodoh.

Sarasah Aie Angek, secara bahasa aie angek berarti air hangat, karena di air terjun ini airnya lebih panas dibandingkan yang lainnya.

Selain jadi tempat wisata, daerah Harau juga kerap dikunjung petualang dan pencinta olahraga ekstrim, yang menantang dirinya sendiri untuk memanjat tebing Harau.

Tidak sedikit pemanjat tebing lokal, regional dan internasional yang kembali lagi berulang kali, karena merasa belum khatam menaklukkan tebing Harau yang kecuramannya mencapai 90 derajat dengan ketinggian 150-200 meter ini.

READ  Kebun Raya Eka Karya Di Bedugul Bali

Harau diyakini berasal dari kata ‘parau’, yang berarti suara serak. Konon, penduduk di atas Bukit Jambu yang ada di kawasan ini seringkali berteriak histeris sampai suaranya parau. Kenapa mereka suka teriak-teriak? Karena daerah ini dulu sering terkena banjir dan longsor, sehingga penduduknya jadi panik dan gaduh. Jadilah daerah ini dinamakan orau (istilah Minangkabau untuk kata parau) yang karena logat dan kebiasaan kemudian berubah menjadi ‘arau’ dan akhirnya lebih sering disebut dengan kata ‘harau’.

Kalau lagi puasa gini, kuat nggak melakukan olahraga ekstrim seperti panjat tebing? Kalau nggak, mari menikmati pemandangan sambil menunggu beduk saja! Sampai jumpa di Lembah Harau yang menakjubkan, kaya cerita dan penuh petualangan!